Ciri-Ciri Penyakit Kista

Kista sebenarnya juga salah satu jenis tumor. Bentuknya seperti kantung-kantung bersi cairan. Sebenarnya, kista adalah hasil ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium) yang terjadi setiap bulan. Biasanya ia akan menghilang dengan sendirinya. Namun, kadangkala kista tersebut justru berkembang dan semakin membesar. Saat ovulasi, hormon progesteron merangsang dinding rahim untuk membentuk “bantal” bagi embrio di masa datang. Bantalan empuk ini terdiri dari jaringan lemak, pembuluh darah, dan kantung-kantung kecil yang berisi cairan. Kista bisa berasal dari salah satu kantung ini. Misalnya, pada jensi kista korpus luteum.

Kista juga bisa terbentuk sendiri dan bukan dipengaruhi oleh ovulasi. Kista jenis inilah yang perlu di waspadai dan membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. Kista yang normal (fisiologis) dan kista tidak normal (patologis) bisa dibedakan dari diameternya. Perbedaan ini dapat dilihat dari pemeriksaan USG. Kista yang fisiologis berdiameter kurang dari 5cm. Kista ini umumnya akan menghilang dengan sendirinya dalam waktu tiga bulan. Namun, tetap penting untuk diamati perkembangannya. Kista yang membahayakan terjadi pada 1 dari 1000 ibu hamil.

Besar kista yang dirasa cukup mengganggu kehamilan adalah sekitar 15cm dan ukuran ini cukup untuk meluruhkan rahim. Dokter akan mengambil tindakan berupa operasi pengangkatan kista meskipun Anda sedang hamil. Biasanya operasi dilakukan menjelang trimester tiga. Jadi, pemeriksaan kehamilan sedini mungkin sangat penting untuk mendeteksi kista. Apalagi kista umumnya ditemukan pada kehamilan pertama.

Seorang wanita yang didiagnosis menderita kista biasanya berusia sekitar 20 – 30 tahun. Biasanya wanita yang memiliki kista, jika diurut silsilah keluarganya, ada ibu atau nenek yang mengalami gejala serupa.

Wanita yang memiliki kista di dalam ovariumnya akan mengalami gejala-gejala sebagai berikut :

- Memiliki menstruasi yang tidak teratur, abnormal, dan rapat secara periode
- Terdapat masa absen, biasanya terjadi setelah satu atau lebih masa menstruasi normal
- Timbul jerawat yang parah dan sangat mengganggu
- Ukuran payudara mengalami penyusutan
- Mengalami perkembangan pada karakteristik laki-laki (virilization), sepertu tumbuh rambut di sekujur tubuh dan wajah, suara berubah menjadi keras dan dalam, ukuran cilitorus membesar
- Diabetes
- Rambut menjadi lebih tebal seperti laki-laki
- Mandul atau tidak mempunyai keturunan meski sudah melakukan pengobatan
- Kandungan hormon insulin sangat sedikit
- Mengalami kegemukan atau obesitas

Pada beberapa kasus, kista dapat memotong pembuluh darah sehingga mengakibatkan nyeri di daerah sekitar rahim. Juga disertai dengan muntah. Sampai saat ini penyebab penyakit kista belum diketahui dengan pasti. Namun, banyak hal yang bisa memacu kemunculan kista.Misalnya kebiasaan seorang ibu yang memberi bedak pada selangkangan bayi wanita. Bubuk bedak itu dalam 15 menit akan sampai ke indung telur. Perlahan-lahan ia akan membuat dinding telur mengalami rangsangan dan menjadi kista. Faktor lainnya adalah adanya infeksi di daerah panggul yang tidak diobati dengan baik dan radang di selaput dinding rahim. Ada dugaan bahwa seringnya memakai obat kesuburan bisa memicu tumbuhnya kista.


=====================================

>>> Jeli Gamat Luxor Obat Herbal Alami Untuk Mengobati Penyakit Kista, Miom dan Tumor Serta Membantu Proses Penyembuhan Penyakit Kronis Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Obat Kista Alami and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Ciri-Ciri Penyakit Kista

  1. ramadhanyh7 says:

    Mkasih ats informasinya ….ad yang saya mau naya inch ..apakah bisa meminum obat ini klu dlm pengobatan dokter..?? maksih..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>